TAFSIR ZILAL PDF

Contact Q Tafsir. Too many people today are telling us what the Quran of Allah is and what it means. Many misconceptions, misquotes, misunderstandings and misrepresentations are tossed around in the media, news and public discussions about Islam and what it teaches. The solution is to go back to the original source in the original language as understood by the people who first heard the Quran from the lips of the Prophet Muhammad, peace be upon him, along with his own definitions and explanations.

Author:Dikasa Kekazahn
Country:Solomon Islands
Language:English (Spanish)
Genre:Sex
Published (Last):7 February 2015
Pages:218
PDF File Size:15.16 Mb
ePub File Size:9.47 Mb
ISBN:635-7-39024-137-9
Downloads:14770
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Gukasa



Dengan begitu beliau telah merealisasikan cita-cita dan impian ayah dan ibu yang disayanginya. Pendidikan formal pertama yang dilaluinya adalah kuttab sekolah agama di desanya, dia segera pindah ke sekolah pemerintah dan lulus pada M.

Quthb pindah ke al-Hulwan terletak di pinggirab anarki. Dia tinggal beserta namanya. Tak lama kemudian , ibunya pun menyusul kepergian suaminya. Wafatnya dua orang yang dicintainya itu membuatnya merasa kesepian.

Tetapi di sisi lain, keadaan ini justru memberikan pengaruh positif dalam karya tulis dan pikirannya. Ia juga mengunjungi banyak kota besar di Amerika Serikat serta berkunjung ke Inggris, Swiss, dan Italia. Tidak seperti rekan-rekan seperjalannya, keberangkatan ke Amerika itu ternyata memeberikan modal yang besar pada dirinya dalam menumbuhkan kesadaran dan semangat Islami yang sebenrnya, terutama sesudah ia melihat bangsa Amerika berpesta pora atas meninggalnya al-Imam Hasan al-Banna pada awal tahun Hasil studi dan pengalamnya selama di Amerika Serikat itu meluaskan wawasan pemikirannya mengenai problem-problem sosial kemasyarakatan yang di tumbuhi oleh pemahaman materealisme yang gersang akan paham ketuhanan.

Ketika kembali ke Merir, ia semakin yakin bahwa Islamlah yang sanggup menyelamatkan manusia dari paham materalisme sehingga terlepas dari cengkraman materi yang ak pernah terpuaskan. Ia kembali ke Mesir dan bergabung dengan kelompok pergerakan Ihkwanul Muslimin.

Di sanalah Sayyid Qutb benar-benar mengaktualisasikan dirinya. Dengan kapasitas dan ilmunya, tak lama namanya meroket dalam pergerakan itu. Tapi pada tahun , pemerintahan Mesir mengeluarkan larangan dan pembubaran ikhwanul muslimin. Selain dikenal sebagai tokoh pergerakan , Qutb juga dikenal sebagai seorang penulis dan kritikus sastra. Kalau di Indonesia semacam H.

Jassin lah. Banyak karyanya yang telah dibukukan. Ia menulis tentang banyak hal, mulai dari sastra, politik sampai keagamaan. Saat itu Sayyid Qutb mengkritik perjanjian yang disepakati antara pemerintahan Mesir dan negara Inggris. Tepatnya 7 Juli Sejak saat itu, kekejaman penguasa bertubi-tubi diterimanya. Setelah melalui proses yang panjang dan rekayasa, Mei , Sayyid Qutb ditahan dan dipenjara dengan alasan hendak menggulingkan pemerintahan yang sah.

Tiga bulan kemudian, hukuman yang lebih berat diterimanya, yakni harus bekerja paksa di kamp-kamp penampungan selama 15 tahun lamanya. Berpindah-pindah penjara, begitulah yang diterima Sayyid Qutb dari pemerintahnya kala itu.

Tapi ternyata kehidupan bebas tanpa dinding pembatas tak lama dinikmatinya. Setahun kemudian, pemerintah kembali menahannya tanpa alasan yang jelas. Kali ini justru lebih pedih lagi, Sayyid Qutb tak hanya sendiri. Tiga saudaranya dipaksa ikut serta dalam penahanan ini. Muhammad Qutb, Hamidah dan Aminah, serta Ternyata, berjuang dan menjadi orang baik butuh pengorbanan.

Tak semua niat baik dapat diterima dengan lapang dada. Hukuman yang diterima kali ini pun lebih berat dari semua hukuman yang pernah diterima Sayyid Qutb sebelumnya. Mahkamah ini mempunyai sejarah pengadilan yang hitam dan banyak mengorbankan orang- orang yang tak berdosa. Hukuman gantung tetap dilaksanakan secara mendadak ke atas beliau tanpa menghiraukan bantahan dunia Islam dan menolak secara tidak sopan telegram rayuan peribadi dari Raja Saudi Almarhum Faisal Ibn Abdul Aziz di mana baginda merayu supaya beliau dibebaskan dari hukuman gantung dan baginda bersedia memberi apa pun yang dituntut oleh kerajaan Mesir.

Belum pernah ada penafsir yang menggunakan metode yang seperti itu sebelumnya. Beliau selalu memberikan prolog terhadap surat yang akan ditafsirinya sebagai pendahuluan atas surat tersebut. Dalam pendahuluan itu, beliau menjelaskan tema yang terkandung dalam ayat-ayat pada surat tersebut serta memberikan jawaban atas permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengannya.

Kemudian beliau menjabarkan kata-perkata atau lafadz-perlafadz dalam surat tersebut. Beliau juga sangat menghindari kisah- kisah israiliyat. Sayyid Quthb hidup di zaman penguasa-penguasa Islam yang amat zholim. T dan kepada penghayatan al-Quran. Tafsir ini juga berbeda dari tafsir-tafsir yang lain kerana beliau menggunakan satu methode pentafsiran membersihkan pentafsiran Al Quran dari pembicaraan sampingan dan selingan yang tidak disarankan oleh nas-nas al-Quran.

Hingga pada ahirnya, beliau dijebloskan ke penjara. Dalam penjara beliau mengarang kitab tafsir ini kurang lebih selama 8 tahun lamanya. Corak penafsirannya banyak terpengaruh oleh keadaan perpolitikan dan social masyarakat yang sudah sangat carut marut, mirip dengan keadaan di masa jahiliyyah.

Selain itu, bahasanya yang indah begitu menyentuh hati dan menggelorakan semangat jiwa untuk mengamalkan ajaran-ajaran Islam sekaligus memperjuangkannya. Kiatb tafsir ini merupakan karya masa Modern bukan ditulis pada berabad-abad yang lampau, atau dikenal dengan kitab kontemporer sehingga isinya benar-benar actual dan masih relevan dengan perkembangan zaman dewasa ini.

Kaidah penafsirannya juga sanagat menghindari cerita-cerita israiliyat sebagaimana yang lumrah digunakan oleh penafsir yang lain. Penafsirannya jelas dan terpadu. Artinya ayat yang satu pastilah tafsirannya terkait dengan ayat yang lain baik dengan ayat sebelumnya maupun ayat yang sesudahnya. Al-Rumi, Fahd bin Abd.

Yogyakarta: Titian Ilahi Press, Bandung: PT. Baidan, Nashruddin. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, cet. Esposito, Jhon L. Ensiklopedi Dunia Islam Modern. Bandung: Mizan, Jilid V. Hasan, Ilyas. Para Perintis Zaman Baru Islam. Syaefuddin, Didin. Biografi intelektual 17 Tokoh. Jakarta: Grasindo,

BLASTO COMIC PDF

Best Tafsir of Quran in English:A review of different Quran Tafsir

Tahap pemikiran sebelum mempunyai orientasi Islam 2. Tahap mempunyai orientasi Islam secara umum 3. Tahap pemikiran berorientasi Islam militan Pada fase ketiga inilah, Sayyid Qutb sudah mulai merasakan adanya keenggan dan rasa muak terhadap westernisme, kolonialisme dan juga terhadap penguasa Mesir. Masa-masa inilah yang kemudian menjadikan beliau aktif dalam memperjuangnkan islam dan menolak segala bentuk westernisasi yang kala itu sering digembor-gemborkan oleh para pemikir Islam lainnya yang silau akan kegemilingan budaya-budaya barat. Dalam pandangannya, Islam adalah way of life yang komprehansif. Islam adalah ruh kehidupan yang mengatur sekaligus memberikan solusi atas problem sosial-kemasyarakatan. Adapun pemikiran beliau yang sangat mendasar adalah keharusan kembali kepada Allah dan kepada tatanan kehidupan yang telah digambarkan-Nya dalam Al-Quran, jika manusia menginginkan sebuah kebahagiaan, kesejahteraan, keharmonisan dan keadilan dalam mengarungi kehidupan dunia ini.

ASUS P5GDC-V MANUAL PDF

Tafsir Fi Zilal Al-Qur’an

Translation of Quran by Laleh Bakhtiar The Sublime Quran " We were delighted by viewing this site wherein we found a sea of knowledge copiously flowing with works of exegesis and the fundamental references and sources in this primary field of the Islamic Sciences and Heritage. Asslamu alaikum dear Brothers. As a convert of almost 10 years and living in Las Vegas, our masjead had little help for new converts so I relied on the Internet. I wanted to Thank You for such an informative as well as beautiful interface of this site! May Allah reward everyone involved.

ROSOMOY CHOTI PDF

DOWNLOAD TAFSIR FI ZILALIL QURAN BAHASA INDONESIA (EDISI LENGKAP) PDF

Originally written in Urdu, it is the most prominent work of its author. This is also one of the tafsir recommended for student of Deen. Notable among them are the Wahy, the modes of descent, the chronology of the revelation of the Quran, the first revealed verses ayah , Meccan and Medinan verses, the preservation of the Quran, the printing of the Quran, the sources of Tafsir, Arabic language etc. The work adopts a simple narrative style: first, several verses are provided in the original Arabic with their literal translation in Urdu; it is then followed by subject-wise discussion on almost every important issue. This narrative technique is repeated until the end.

Related Articles